JATI DIRI itu bukan tentang kita akan menjadi apa
kelak setelah selesai kuliah, siapa orang tua kita atau semua hal yang
berhubungan tentang kehidupan saat ini.
Sebab ini ada kaitannya dengan semua amal ibadah
kita di dunia.
Mengapa bisa seperti itu karena ini ada kaitannya
dengan saat kita akan menghadap Allah SWT.
Buat manusia yang lebih senang memikirkan kehidupan
di dunia sudah tentu tidak akan percaya bahkan masa bodoh dengan itu JATI DIRI
yang sesungguhnya.Kita perlu memiliki jati diri yang baik. karena dengan jati
diri yang baik yang dilandasi dengan iman dan taqwa maka kita akan memperoleh
wawasan yang luas baik dari segi wawasan ilmu dunia maupun ilmu agama. tidak
berhenti sampai disitu juga manfaat dari jatidiri yang baik, dengan jati diri
yang baik yang dapat menggerakkan wawasan berilmu kita maka sebagai gantinya
Allah akan membalas nya dengan Surga. sebagai mana Hadits nabi ;
مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا ، سَهَّلَ اللَّهُ بِهِ طِرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ ;
artinya : Barangsiapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surge.” (HR. Muslim) ;
Dengan diperoleh jatidiri yang baik kita juga dapat untuk memberikan pengembangan wawasan kepada umat sekitarnya yang dapat meningkatkan mutu dari masayarakat sekitar juga dapan meningkatkan mutu tari wawasan kita. buka berarti wawasan ilmu yang kita berikan kepada seseorang akan mengurangi kualitas wawasan berilmu kita melainkan kakan menambah derajat dan ilumu kita di Mata Allah SWT. sebagaimana Firman Allah ;
يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ;
artinya : Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11) ;
Disamping itu bagi orang-orang yang berwawasan luas tetapi tidak didasari dengan jatidiri yang baik yang tidak mau meng implementasikan wawasan berilmunya ke halayak umum maka wawasan dalama dirinya tidak akan berkembang dan bagi mereka itu akan dibalas dengan nerakanya allah. sebagaimana hadits Nabi ; (مَنْ سُئِلَ عَنْ عِلْمٍ فَكَتَمَهُ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُلْجَمًا بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ . (أبو داود;
artinya : Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka.” (HR. Abu Dawud).;
مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا ، سَهَّلَ اللَّهُ بِهِ طِرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ ;
artinya : Barangsiapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surge.” (HR. Muslim) ;
Dengan diperoleh jatidiri yang baik kita juga dapat untuk memberikan pengembangan wawasan kepada umat sekitarnya yang dapat meningkatkan mutu dari masayarakat sekitar juga dapan meningkatkan mutu tari wawasan kita. buka berarti wawasan ilmu yang kita berikan kepada seseorang akan mengurangi kualitas wawasan berilmu kita melainkan kakan menambah derajat dan ilumu kita di Mata Allah SWT. sebagaimana Firman Allah ;
يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ;
artinya : Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11) ;
Disamping itu bagi orang-orang yang berwawasan luas tetapi tidak didasari dengan jatidiri yang baik yang tidak mau meng implementasikan wawasan berilmunya ke halayak umum maka wawasan dalama dirinya tidak akan berkembang dan bagi mereka itu akan dibalas dengan nerakanya allah. sebagaimana hadits Nabi ; (مَنْ سُئِلَ عَنْ عِلْمٍ فَكَتَمَهُ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُلْجَمًا بِلِجَامٍ مِنْ نَارٍ . (أبو داود;
artinya : Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka.” (HR. Abu Dawud).;






0 komentar:
Posting Komentar